kau sedut bagaikan menghirup oksigen
kau biarkan organ kau tercemar
dibakar
dirosakkan
malah kau selfish
kau cuba bunuh makhluk disekeliling kau
aku adalah crowd kau
walaupun jauh sebatu
udara ini telah pun kau nodai
aku tetap menagih udara yang sama
yang sama kau perlukan
yang sama kau kotorkan
aku terima karena kau darah dagingku
karena kau saudaraku
karena aku teman kau
apa aku mampu hanya menahan
menahan nafas selama mampu
No comments:
Post a Comment